Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 31 Agustus 2012

Aku menemukan replika surga dalam pancaran matanya, mata yang dengan lembut memandangku. Perlahan dia mulai tersenyum, sambil tetap berusaha mempertahankan tatapan itu. dan waktu, seolah berhenti. Memberikan kesempatan kepada kami untuk saling menatap.
Sejujurnya, aku tak mampu melihat mata itu. ada keraguan yang menjalar dalam hatiku. Aku takut, ini hanya sesaat.
Tuhan, lindungilah hatiku dari cinta yang menyesatkan. Dari cinta sesaat yang palsu. Dari emosi jiwa yang akupun tak tahu berasal dari mana.
Kemudian kami tersadar, ada banyak hal yang harus kami pahami sebelum tatapan itu. suatu saat nanti, saat Allah menghendaki sebuah kebersamaan.
Akan ada banyak waktu yang bisa kita habiskan bersama tanpa perlu khawatir. Akan ada lebih banyak waktu untuk kami saling memikirkan.
Dan kami, harus berpisah saat tatapan itu mulai mendekat, melekat. Terima kasih tuhan, telah membawakan replika surga padaku. Padanya, aku menemukan kedamaian.

0 komentar:

Posting Komentar