Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 26 November 2012

Load Earlier Message...

Satu persatu.. kembali aku buka jendela masa lalu. Tapi itu bukan masa lalu.. entah apa namanya.
Kata demi kata yang terucap meski terbata-bata, dengan jarak yang kemudian menjadi dekat. Dalam setiap rasa yang mulai tumbuh dalam asa. Dalam masa.

Membacanya, sama dengan aku melihat dan mengingat kembali. Ketika aku marah padamu, dan kau meredamnya. Membuat semuanya kembali tenang. Mengembalikan senyumku, merayuku.

Sejak kapan aku menyukai rayuan?

Ketika kita sama-sama tersenyum bahagia, melihatku mulai bercerita. Sementara kau, hanya selalu ingin menjadi pendengar. Keluhanku, manjaku, atau -yang paling kau suka-tertawa-ku. Atau mungkin, diamku.

Sejak kapan aku menjadi diam?

Ketika mendadak kita berubah seperti para remaja yang baru jatuh cinta. Sajak, puisi, kata indah. atau kalimat cinta. Dan di dunia nyata, kita sama-sama tersenyum. Dalam jarak yang kemudian semakin dekat.